AYOSUROBOYO SPORT NEWS
   
BERITA UTAMA

Sosialisasi Bahaya Gadget Bagi Anak dari Kapolsek untuk Warga Bubutan

AYOSUROBOYO | Kapolsek Bubutan Polrestabes Surabaya, Kompol Sandi  Putra, S.I.K., M.Si., CPHR, mengadakan sosialisasi bahaya gadget terhadap anak-anak usia dini. Sosialisasi tersebut dilaksanakan di SDN Bubutan IV Jalan Semarang 90 Surabaya,(26/01/2026).

Kegiatan sosialisasi dengan bertemakan “Bahaya Gadget Bagi Anak Usia Dini”, ini ditujukan untuk walimurid ananda SDN IV Bubutan Surabaya yang memiliki anak usia 6 hingga 12 tahun.

Salah satu langkah sederhana Polri menjadi bentuk nyata partisipasi aktif kepada masyarakat dilingkungan agar dapat bermanfaat menyadarkan pentingnya bahaya gadget secara penuh dan komperhensif. Hal ini dilaksanakan dengan menerapkan pasif sosialisasi untuk menarik atensi publik.

Video Visual Sosialisasi Bahaya Gadget di SDN IV Bubutan Surabaya 

Dalam sosialisasi, Kapolsek melalui Bhabinkamtibmas Kelurahan Bubutan Aipda Muhammad Sugeng Bin Wahab sebagai pemateri menjelaskan tentang pengaruh gadget terhadap anak-anak mulai dari faktor pendorong, dampak negatif maupun positif dalam aspek sosial dan kesehatan serta solusi dalam menghadapi candu gadget.

Tujuan diadakannya sosialisasi tersebut guna memberi edukasi dan pengetahuan sebagaimana dampak positif dan negatif dari smartphone, serta apa saja yang mempengaruhi anak dalam kecanduan gadget.

Sosialisasi Bahaya Gadget oleh Bhabinkamtibmas Kelurahan Bubutan

Kapolsek berharap dengan adanya sosialisasi ini dapat memberikan manfaat khususnya bagi anak-anak dan orang tua. Ketika pemateri menyampaikan materi tersebut, para walimurid sangat antusias untuk bertanya.

Gadget dapat membawa dampak baik maupun dampak buruk, salah satu dampak yang sangat marak dalam kehidupan zaman sekarang yaitu mulai hilangnya interaksi sosial serta tingkat kemalasan yang sangat tinggi, mereka kurang memiliki rasa tanggung jawab terhadap diri mereka sendiri.

Bahaya penggunaan gadget berlebihan dapat berdampak terhadap Psikologis & Karakter anak seperti” Menurunkan kemampuan bersosialisasi, memicu perilaku individualistis, hingga kesulitan mengontrol emosi (sering marah atau menangis jika dilarang).

Sedangkan bagi kesehatan Ffsik anak dapat beresiko gangguan mata (mata lelah, kering, atau miopi), gangguan tidur, serta masalah postur tubuh (tech neck) akibat posisi duduk yang salah. terang Kapolsek melalui Bhabinkamtibmas Aipda Muhammad Sugeng Bin Wahab.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This will close in 0 seconds

AYOSUROBOYO PREMIUM EDITION NIKMATI PENGALAMAN MEMBACA TANPA IKLAN MENGGANGGU