AYOSUROBOYO | Surabaya – Dewan Kebudayaan Surabaya (DKS) beserta kepemimpinan baru” Heti Palestina Yunani dinilai memberi kontribusi signifikan dalam pelestarian dan pengembangan kebudayaan di Kota Surabaya mendapat ucapan selamat dari Senator Jawa Timur, Lia Istifhama.
Anggota DPD RI asal Jawa Timur pemilik Tagline Cantik (Cerdas Inovatif dan Kreatif) Lia Istifhama, akrab di sapa “Ning Lia, menyampaikan apresiasi tinggi atas terpilihnya” Heti Palestina Yunani sebagai Ketua Dewan Kebudayaan Surabaya. Menurutnya, kehadiran Heti, membawa program yang menjanjikan.
Ia (Heti) memberi refleksi panjang mengenai peran kebudayaan sebagai identitas, kekuatan sosial, sekaligus modal ketahanan kota. ucap, Ning Lia Istifhama, optimis.
KOPI PAGI AYOSUROBOYONEWS
Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Dewan Kebudayaan Surabaya (DKS) sedang menata ulang lanskap budaya dengan menjadikan Kota Surabaya sebagai landmark budaya baru.
Adalah sebuah kebahagiaan tersendiri dan rasa syukur yang tidak terhingga bahwa pada Rabu (4/3/2026) dalam rapat yang berlangsung di ruang Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Kota Surabaya, Gedung Siola, Jalan Tunjungan itu, “sosok perempuan tangguh” Heti Palestina Yunani, mendapat amanat sebagai ketua terpilih Dewan Kebudayaan Surabaya.
AYOSUROBOYO SPORT NEWS
Lia Istifhama, menyampaikan kemungkinan akan terdapat banyak terobosan baru yang dibuat oleh DKS, baik itu terkait dengan transformasi di internal, maupun juga hal-hal yang terkait dengan diplomasi budaya. “Nah, dengan demikian kami tunggu ya terobosan tersebut untuk dilaksanakan.
Saya kenal beliau (Heti) sosok perempuan tangguh, cerdas dan jiwa sosialnya tinggi. Kami siap menjadi pengawas dan sekaligus pendukung agar segala yang dicita-citakan DKS bisa diwujudkan. ujar Ning Lia.
Lebih lanjut, Srikandi Jatim itu juga mengapresiasi dan mendukung konsep baru DKS yang diposisikan sebagai mitra strategis wali kota dalam merumuskan kebijakan kebudayaan.
Dukungan ini harus diperhitungkan dan dikaji, “namun inti sebenarnya gagasan terbaru DKS sangat kami support, “Karena perannya bersifat konseptual dan strategis.
Jadi perlu kajian yang cukup sebab lembaga ini kan juga dapat melakukan pengawasan, pemantauan, serta evaluasi terhadap implementasi kebijakan kebudayaan di Kota Surabaya, tutur Ning Lia.
Senator juga keponakan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawangsa tersebut menyatakan, ucapan selamat kepada Heti Palestina Yunani ini merupakan apresiasi pemerintah atas pengabdian para pelaku budaya.
“Mohon dapat diterima sebagai apresiasi dari Pemerintah Jawa Timur terhadap insan dan lembaga kebudayaan yang berkontribusi dalam pelestarian, pengembangan, dan pemanfaatan kebudayaan di Kota Surabaya,” tuturnya.
Ning Lia menjelaskan, dari apa yang disampaikan oleh rekan-rekan media, proses penilaian dan pemilihan ketua Dewan Kebudayaan Surabaya dilakukan sesuai pedoman.” Mulai dari listing calon penerima hingga rapat penetapan dewan juri.
Mudah-mudahan menjadi role model, menjadi teladan, dan memberikan motivasi untuk terus memajukan kebudayaan di Kota Surabaya. tukas, Senator Jatim, Lia Istifhama.

